Kuliah Perdana
Di dua semester sebelumnya, masing-masing semester cuma ngasi jatah dosen wanita sebijii. kenalan sama dosen perempuan di semester ini yuk!
Rekayasa Hidrologi. Dosennya masih muda, friendly, tidak kaku. Memanggil mahasiswa dengan sebutan dik.
Demi menghargai ibu dosen, mari kita beri nama. Nama ibu dosen adalah Bu Lilis. Seperti kebanyakan dosen di program studiku ini, trik kuliah perdana bu Lilis pun hampir sama dengan dosen lain. Yaitu... ngeliatin daftar nilai mahasiswa. Nama tak tersamarkan. Jeng jeng jeeeeeng !!!!
Nilai D dan E bertaburan. C seupil. B satu orang. A jangan ditanya. Inilah kenapa kolom nama dibiarin bu Lilis dapat dijadikan konsumsi publik. Nama tak perlu ditutupi, ini derita bersama sodara-sodara... Padahal yang aku perhatikan bu Lilis ini baik, ngajarnya enak, santai tapi ngerti. Tapi kok nilainya pada parah-parah gitu ya.. ya ini masih pertemuan perdana, ki....
Oke, mari kita dengarkan cerita mengagumkan seorang ibu dosen(baca pake logat jawa).
“bagus-bagus ya nilainya (sambil senyum senang ngeliat ke layar). Dulu dek, waktu saya kuliah di UGM, rekayasa hidrologi yang saya ajarkan sekarang ini, saya juga dapat E (ketawa mengenang kebodohan masa lalu). Tapi setelah perbaikan jadi A. waktu S2 juga E lagi, tapi pas ngulang jadi A lagi. Jadi kalian jangan sedih dapat E. Nilai E itu bisa bikin kita lebih banyak belajar (berhenti sejenak, senyum, mengenang masa lalu). O iya, dulu IP saya dari 3.2 terjun bebas jadi 2.2 di semester 3 --wew! Bikin ngeri. Merinding. Ini kan semester 3. Hiiiiiy!!!--. pernah juga nilai saya banyak B menganga (baca: E) waktu semester yang ada kuliah rekayasa pondasi. Entah apa itu kuliahnya. (tertawa) Manajemen konstruksi saya juga dapat E. berkali-kali ngulang dapat E lagi. Padahal saya ngerasa saya bisa. Sampe saya protes sama dosennya. Ternyata dosennya sakit hati karena dosennya tau kalau saya selalu baca komik di kelasnya, tapi saya ga pernah ditegur. Jadi saya ga tau salah saya dimana. Ya gimana donk, daripada ngantuk, mending saya baca kobo chan, lucuu (ketawa hihihihi)
Tuh kan.. buat jadi dosen ga harus punya nilai sempurna! Santai kii... jangan bebani diri. Usaha maksimal tapi jangan maksaa. Tar cepat tua. Hahaha...
Rekayasa Hidrologi. Dosennya masih muda, friendly, tidak kaku. Memanggil mahasiswa dengan sebutan dik.
Demi menghargai ibu dosen, mari kita beri nama. Nama ibu dosen adalah Bu Lilis. Seperti kebanyakan dosen di program studiku ini, trik kuliah perdana bu Lilis pun hampir sama dengan dosen lain. Yaitu... ngeliatin daftar nilai mahasiswa. Nama tak tersamarkan. Jeng jeng jeeeeeng !!!!
Nilai D dan E bertaburan. C seupil. B satu orang. A jangan ditanya. Inilah kenapa kolom nama dibiarin bu Lilis dapat dijadikan konsumsi publik. Nama tak perlu ditutupi, ini derita bersama sodara-sodara... Padahal yang aku perhatikan bu Lilis ini baik, ngajarnya enak, santai tapi ngerti. Tapi kok nilainya pada parah-parah gitu ya.. ya ini masih pertemuan perdana, ki....
Oke, mari kita dengarkan cerita mengagumkan seorang ibu dosen(baca pake logat jawa).
“bagus-bagus ya nilainya (sambil senyum senang ngeliat ke layar). Dulu dek, waktu saya kuliah di UGM, rekayasa hidrologi yang saya ajarkan sekarang ini, saya juga dapat E (ketawa mengenang kebodohan masa lalu). Tapi setelah perbaikan jadi A. waktu S2 juga E lagi, tapi pas ngulang jadi A lagi. Jadi kalian jangan sedih dapat E. Nilai E itu bisa bikin kita lebih banyak belajar (berhenti sejenak, senyum, mengenang masa lalu). O iya, dulu IP saya dari 3.2 terjun bebas jadi 2.2 di semester 3 --wew! Bikin ngeri. Merinding. Ini kan semester 3. Hiiiiiy!!!--. pernah juga nilai saya banyak B menganga (baca: E) waktu semester yang ada kuliah rekayasa pondasi. Entah apa itu kuliahnya. (tertawa) Manajemen konstruksi saya juga dapat E. berkali-kali ngulang dapat E lagi. Padahal saya ngerasa saya bisa. Sampe saya protes sama dosennya. Ternyata dosennya sakit hati karena dosennya tau kalau saya selalu baca komik di kelasnya, tapi saya ga pernah ditegur. Jadi saya ga tau salah saya dimana. Ya gimana donk, daripada ngantuk, mending saya baca kobo chan, lucuu (ketawa hihihihi)
Tuh kan.. buat jadi dosen ga harus punya nilai sempurna! Santai kii... jangan bebani diri. Usaha maksimal tapi jangan maksaa. Tar cepat tua. Hahaha...
Comments
Post a Comment