Little Sweetness

Hola!

Dunia konstruksi lebih familiar dikenal keras dan koto* dan you know lah kemana aja urutannya ya. Tapi aku mengamati segelintir hal manusiawi yang adorable menurutku. Ya, aku mengamati, bukan mengira dan mendengar kata orang lho. Jadi aku kali ini ingin memaparkan hasil pengamatanku yang semoga bisa menyeimbangkan penilaian kurang baik orang-orang selama ini terhadap dunia konstruksi yang kata orang begini begitu.

Di hampir setiap meja di kantor ini, aku melihat ada pigura foto, yang isinya foto pernikahan, foto anak, foto keluarga. Dan di banyak tangan para pria (kantor ini 80% isinya pria) aku melihat ada cincinnya. Bukan, ini bukan cincin batu akik yang sedang tren. Ini cincin nikah. So sweet kan yah, melihat pria dari yang masi muda banget (beberapa tahun di bawahku) sampai bapak-bapak banget menjaga dirinya dengan pake cincin nikah. Buatku itu patut diapresisasi. Menurutku itu artinya mereka tidak membiarkan adanya peluang untuk melakukan hal tak benar.

Mereka menjaga dirinya.

Walaupun bisa saja penilaianku ini terlalu naif. Bisa saja diluar sana mereka tidak memakai cincin nikahnya, melemparnya ke semak-semak untuk kemudian dicari lagi setelah selesai urusannya. Who knows ya.

Tapi ini adalah hal baik, bukan pencitraan baik, semoga, amin. Baik-baik ya bapak-bapak. Anak istri di rumah diingat. Jangan macam-macam.

Pekanbaru, Mei 2015
Waskita Karya West Region

Comments

Popular Posts